Pria Asal Sulut Ditemukan Meninggal di Kamar Kost

Jasad Karyawan BPJS ditemukan di depan kamar mandi tempat kosnya
TERNATE – Tito Heriyanto Sanger (32) warga asal Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), yang juga pegawai di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kota Ternate ditemukan meninggal dunia di salah satu indekos di Kelurahan Salahuddin, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Selasa (7/1/2025).
Kapolsek Ternate Utara, IPTU Wahyuddin saat diwawancarai wartawan mengaku, penemuan korban ini pertama kali ditemukan oleh tetangga kamarnya.
“Dia ditemukan pertama kali oleh tetangga kamarnya. Korban juga saat ditemukan tidak menggunakan busana dengan kondisi tergelatak.” Kata Wahyuddin.
Wahyuddin mengaku, korban saat ditemukan, tubuh bagian atasnya sudah berada didalam kamar mandi, sementara bagian perut kebawah berada diluar kamar mandi, lebih tepat di pintu masuk kamar mandi.” Ujarnya. Wahyuddin menambahkan, untuk memastikan kelanjutan dari penemuan mayat tersebut, saat ini korban masih dalam pemeriksaan oleh tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokes) Polda Maluku Utara.
Mantan Kasi Humas Polres Ternate itu juga menyatakan, untuk kronologis lebih lanjut pihaknya belum bisa menyampaikan ke publik karena masih dalam proses penyelidikan anggota. “Korban sudah dibawah ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate. Kami sementara masih berkoordinasi dengan pihak keluarga korban. Intinya kita tunggu hasil pemeriksaan dan hasil koordinasi keluarganya.” Pungkasnya
Terpisah, Kasi Humas Polres Ternate, AKP Umar Kombong kepada wartawan mengungkapkan, THS adalah pria kelahiran Cilacap, ditemukan oleh para saksi meningal dalam kamarnya.
“Yang menemukan itu ada dua orang saksi, mereka mendobrak pintu karena curiga ketika pintu kamar kosan yang diketuk tak ada respon dari korban,” ucapnya. Umar menyebut dua orang saksi, yakni Akbar dan Sucipto menjelaskan kronologi kejadian, bahwa sekitar pukul 09.00 WIT, seorang saksi keluar dari kamar miliknya dikarenakan adanya rembesan air yang mengalir ke kamarnya.
Lanjut Umar, lalu saksi tersebut membersihkan rembesan air daan menemukan bahwa rembesan air tersebut berasal dari kamar milik korban yang tidak mematikan air kerannya.
“Saksi lalu coba untuk memanggil Korban dan mengetuk pintu kamar milik korban untuk meminta agar kerannya dimatikan, karena tak ada respon dari korban saksi itu lalu merasa curiga dan menghubungi saksi satunya lagi dan bersama-sama untuk membuka paksa pintu tersebut dengan menggunakan linggis,” ujarnya.
Saat pintu terbuka, kata Umar, ditemukan korban telah tergeletak didepan pintu kamar mandi dalam kamar kosannya, saksi lalu mengecek kondisi korban dan ternyata korban telah meninggal dunia.
Umar juga menyatakan, saat ini belum diketahui secara pasti penyebab korban meregang nyawa dan menunggu persetujuan dari pihak keluarga untuk dilakukan otopsi atau tindakan lebih lanjut.
“Berdasarkan keterangan dari saksi juga bahwa korban sering mengigau di waktu tidur, dan sebelum ditemukan meninggal dunia korban juga sempat mengigau meminta tolong dan didengar oleh saksi sekitar pukul 02.00 WIT dini hari, tetapi tidak dihiraukan oleh saksi, karena korban sering mengigau dalam keadaan tidur,” ungkap Umar.
