GKR (Bakal) jadi Tempat Shalat Ied, Asghar: “Ini Urusan Ibadah dan Keumatan”
Malut United FC lebih dari sekedar tim sepakbola. Tim ini lebih mengutamakan misi sosial dan kemanusiaan yang membahagiakan banyak orang, membangun Maluku Utara lewat sepakbola dan jadi kebanggaan bersama.

Manajemen klub Malut United FC, Asghar Saleh (kedua dari kiri) ketika bersama ketua PHBI Kota Ternate, HM Zulkiram (baju putih, kedua dari kanan) ketika meninjau stadion Gelora Kie Raha.
Kembali Dibuka untuk Shalat Ied
Jika dijadikan sarana untuk melaksanakan shalat Ied di hari raya Idul Fitri nanti, maka ini untuk pertama kalinya Stadion Gelora Kie Raha kembali digunakan semenjak terakhir kalinya beberapa tahun lalu.
Gelora Kie Raha memang kerap dijadikan tempat shalat ied baik Idul Fitri maupun Idul Adha oleh pemerintah dan juga PHBI setempat sebelum kemudian tidak lagi digunakan karena sedang direnovasi pada bagian tribunnya oleh Pemkot Ternate.
Stadion milik Pemkot Ternate itu kemudian dijadikan venue untuk pertandingan home sekaligus markas bagi klub Malut United FC ketika naik kasta ke Liga 1 Indonesia di akhir musim 2023/2024.
GKR sendiri baru resmi digunakan untuk menggelar pertandingan saat Malut United FC menjamu lawannya Persis Solo pada 21 November 2024 usai direnovasi secara besar-besaran guna memenuhi persyaratan dilaksanakannya pertandingan Liga 1 Indonesia.
Malut United FC sendiri baru akan bermain di stadion Gelora Kie Raha pada 18 April 2025 saat menjamu PSBS Biak usai jeda internasional dan libur lebaran nanti. (tx)
