GKR (Bakal) jadi Tempat Shalat Ied, Asghar: “Ini Urusan Ibadah dan Keumatan”
Malut United FC lebih dari sekedar tim sepakbola. Tim ini lebih mengutamakan misi sosial dan kemanusiaan yang membahagiakan banyak orang, membangun Maluku Utara lewat sepakbola dan jadi kebanggaan bersama.

Manajemen klub Malut United FC, Asghar Saleh (kedua dari kiri) ketika bersama ketua PHBI Kota Ternate, HM Zulkiram (baju putih, kedua dari kanan) ketika meninjau stadion Gelora Kie Raha.
PHBI Ternate Siap Jaga Kondisi Stadion
Sementara ketua PHBI Ternate, HM Zulkiram menyambut penuh syukur kebijakan manajemen Malut United FC yang menginginkan penggunaan Gelora Kie Raha.
“Kami akan lakukan sosialisasi terkait larangan untuk menjaga agar rumput tidak rusak. Kami menyampaikan banyak terima kasih dan penghargaan kepada Malut United,” ungkapnya.
Zulkiram yang juga Jogugu Kesultanan Ternate menyebut pihaknya tidak menduga usulan ini akan direspon dengan baik dan cepat.
“Saya bertemu langsung dengan pak David dan bilang kalo beresiko maka kami akan shalat di tempat lain. Beliau spontan bilang, ‘Pa Ustad tidak perlu berpikir begitu. Ini urusan umat. Kalo rusak biar saya yang memperbaikinya meskipun mahal’,” tambah Zulkiram meniru ucapan owner, David Glenn.
