Dari KaMu hingga Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi, Ini “Peninggalan” Almarhum AGK

Mantan Gubernur Maluku Utara, K.H. Abdul Gani Kasuba, L.C. (Foto: FajarMalut.com)
TERNATE-Mantan Gubernur Maluku Utara (Malut) dua periode, KH Abdul Gani Kasuba (AGK) telah meninggal dunia pada Jumat (14/3/2025) malam pada usia 73 tahun di RSUD Chasan Boesorie sekira pukul 19.54 WIT.
Gubernur yang dikenal sebagai seorang ulama pula itu, semasa kepemimpinannya banyak mengeluarkan kebijakan yang menyentuh langsung masyarakat, baik berupa bantuan sosial maupun program pro rakyat lainnya. Salah satunya yakni KaMu atau Kartu Maluku Utara.
KaMu sendiri merupakan program pasangan almarhum AGK bersama wakilnya M Al Yasin Ali atau yang dikenal dengan jargon AGK-YA itu, menyasar para siswa sekolah (KaMu Pintar), kesehatan bagi keluarga kurang mampu (KaMu Sehat) dan kelompok usaha produktif serta UMKM (KaMu Tumbuh) termasuk jaminan keselamatan atau asuransi jiwa bagi pelaku UKM/IKM, nelayan dan petani.
Di era kepemimpinan almarhum AGK pula, Provinsi Malut pernah mencapai titik tertinggi pertumbuhan ekonomi di dunia, dimana mencapai angka 27 persen di saat banyak daerah bahkan negara lain melambat bahkan jatuh ke jurang resesi di tahun 2022.
Malut juga mengalami penurunan angka kemiskinan yang cukup tajam hingga pada angka 6,38 persen dimana merupakan salah satu provinsi dengan angka kemiskinan terendah secara nasional. Lalu menurunnya tingkat pengangguran terbuka menjadi hanya 4,71 persen.
Di era AGK pula, masalah konflik tapal batas antar dua kabupaten yang melibatkan enam desa di Kabupaten Halmahera Utara (Halut) dan Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) bisa dituntaskan setelah kisruh berkepanjangan semenjak dua daerah itu dimekarkan pada 2003.
