Malut Berduka, Mantan Gubernur Dua Periode itu Tutup Usia
Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un. Mantan Gubernur Malut, KH. Abdul Gani Kasuba, tutup usia pada Jumat, 14 Maret 2025.

Mantan Gubernur Maluku Utara, K.H. Abdul Gani Kasuba, L.C. (Foto: FajarMalut.com)
TERNATE-Mantan Gubernur Maluku Utara (Malut) KH Abdul Gani Kasuba, pada Jumat (14/3/2025) malam meninggal dunia.
Gubernur dua periode (2014-2019 dan 2019-2024) itu meninggal pada usia 73 tahun di RSUD Chasan Boesorie sekira pukul 19.54 WIT. Saat berpulang, almarhum ditemani istri dan anaknya.
Kabar berpulangnya AGK, sapaan akrab KH. Abdul Gani Kasuba ini dibenarkan Direktur RSUD Chasan Boesoirie Ternate Alwia Assagaf.
“Iya benar, Ustad Abdul Gani Kasuba meninggal di RSCB,” katanya singkat sebagaimana dikutip dari FajarMalut.com.
Amatan TernateeXpres.com saat berita ini diturunkan, almarhum AGK sedang disemayamkan di rumah duka yang terletak di kawasan Kelurahan Tanah Tinggi Barat, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate.
Ratusan orang mendatangi rumah duka untuk melayat sekaligus menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya AGK, termasuk keponakan almarhum yang tak lain Bupati Halmahera Selatan, Hassan Ali Bassam Kasuba.
Terlihat juga sejumlah pejabat pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Malut, para tokoh agama dan masyarakat yang mendatangi rumah duka.
Dari informasi yang diperoleh, rencananya almarhum AGK akan dimakamkan di kampung halamannya, Desa Bibinoi, Kabupaten Halsel pada Sabtu (15/03/2025).

KH Abdul Gani Kasuba tercatat sebagai Gubernur Malut dua periode 2014-2023. Dimana, pada periode pertama 2014-2019 berpasangan dengan M Natsir Thaib, dan periode kedua 2019-2024 berpasangan dengan M Al Yasin Ali.
Almarhum juga pernah menjabat sebagai anggota DPR-RI dari Dapil Malut dari Partai Keadilan (sekarang berganti nama jadi Partai Keadilan Sejahtera atau PKS) pada 2004 hingga 2007 sebelum kemudian dilantik menjadi Wakil Gubernur mendampingi Gubernur Thaib Armaiyn periode 2007-2013.
Semasa hidup, sejak muda Ustad Gani (sapaan akrab beliau) adalah sosok yang dikenang tanpa lelah sebagai seorang ulama (dai) yang rajin berdakwah hingga ke pelosok sejak tahun 90-an.
Semenjak mengakhiri pendidikannya di Universitas Madinah, almarhum AGK turut berperan di dunia pendidikan dengan mendirikan beberapa sekolah di Malut dan juga Papua. Kemudian, memulai meniti karier politik bersama Partai Keadilan dan PKS semenjak tahun 2000 pasca era reformasi. (red)
