DP2KBP3A Kota Tidore Fokus Tangani Masalah PPA

M. Hasbi Marsaoly
TIDORE – Dinas Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) dapat kucuran dana dari Pemerintah Pusat yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2025.
Dana tersebut sebesar Rp. 3.068.390.000. Besaran dana ini, nantinya dibagi dalam dua item kegiatan, berupa operasional BOKP dan PPA.
“Untuk BOKP senilai Rp. 2.562. 700.000, dan PPA senilai Rp.505.690.000 miliar,” ujar Kepala Dinas P2KBP3A, M. Hasby Marsaoly, saat ditemui di ruang kerjanya.
Ia menambahkan, kucuran DAK tahun 2025 ini, berbeda dengan tahun 2023 dan 2024, dikarenakan tahun ini stunting dikurangi mergernya ke biaya bantuan makanan gizi gratis, sehingga untuk maksimal penganggaran disesuaikan dengan kebutuhan.
“Untuk tahun 2025 ini, DAK yang disalurkan ke Dinas P2KBP3A menurun ketimbang di tahun 2023 dan 2024. Di Tahun 2025, terdapat pengurangan sekitar 700 ratus juta,” tambahnya.
Ia berharap, dengan adanya bantuan dana yang dikucurkan melalui DAK pada Tahun 2025 ini, dapat menyelesaikan berbagai program yang telah dicanangkan oleh DP2KBP3A.
Untuk itu, kata Hasby, langkah prioritas Dinas yang ia pimpin itu, kedepannya adalah penanganan PPA, karena pelecehan dan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Tidore Kepulauan masih mendominasi.
“Salah satu prioritas adalah, menyangkut dengan pelecehan, kekerasaan terhadap perempuan dan anak ini agak sedikit melonjak sehingga dari sisi itu kami fokus untuk dilakukan penyelesaian dengan mengalokasikan anggaran senilai Rp.505.690.000.” tandasnya.(*)
