KM Dodola Express Mulai Berlayar, Konektivitas Morotai-Tobelo Pulih

KMP Dodola Express yang siap beroperasi mulai besok Selasa 4 Agustus 2026

KMP Dodola Express yang siap beroperasi mulai besok Selasa 4 Agustus 2026

MOROTAI – KM Dodola Express resmi beroperasi sebagai angkutan laut reguler. Mulai Selasa 4 Agustus 2026, kapal tersebut akan melayani rute Morotai-Tobelo dan sebaliknya setiap hari, mengisi kekosongan jadwal yang selama ini dikeluhkan warga.

Langkah Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai mengaktifkan kembali KM Dodola Express ini menjadi pelengkap moda transportasi ke Pulau Morotai. Sebelumnya, akses udara hanya dilayani Wings Air dengan jadwal penerbangan dua kali dalam sepekan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pulau Morotai, Sri Wahyuni, mengatakan pengoperasian kapal merupakan upaya Pemda memaksimalkan aset milik Kementerian Perhubungan yang sempat mangkrak.

“Selama ini kami menerima banyak keluhan karena belum ada kepastian jadwal kapal menuju Tobelo setiap hari. Melalui rehabilitasi aset ini, masyarakat kini memiliki layanan transportasi laut reguler yang lebih pasti,” ujar Sri Wahyuni, Senin (3/8/2026).

KM Dodola Express berhenti beroperasi sejak 2020. Setelah direhabilitasi oleh Pemkab Pulau Morotai, kapal kini siap melayani publik kembali.

Pada pelayaran perdana, KM Dodola Express dijadwalkan bertolak dari Pelabuhan Daruba pukul 09.00 WIT dan tiba di Pelabuhan Tobelo pukul 13.00 WIT.

Untuk sekali jalan, penumpang dikenakan tarif Rp115.000 per orang.Dengan jadwal harian, warga Morotai dan Halmahera Utara tidak perlu lagi menunggu lama untuk menyeberang.

“Kepastian waktu tempuh 4 jam itu diharapkan menekan biaya dan waktu perjalanan, terutama bagi pelajar, pegawai, dan pelaku usaha,” katanya. Menurutnya, Pemkab menargetkan pengoperasian kembali kapal ini tidak hanya memperlancar mobilitas orang, tetapi juga arus barang dan jasa antarwilayah.

“Dengan konektivitas yang rutin, distribusi kebutuhan pokok bisa lebih lancar. Ini juga akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah dan mendukung pengembangan sektor pariwisata di Pulau Morotai,” jelas Sri. Pulau Morotai selama ini mengandalkan dua moda utama: laut dan udara. Dengan hadirnya KM Dodola Express, masyarakat kini memiliki alternatif yang lebih beragam untuk perjalanan antarpulau di Maluku Utara.

Pemerintah daerah berharap layanan reguler ini dapat berjalan berkelanjutan dan menjadi tulang punggung transportasi laut perintis yang menghubungkan Morotai dengan pusat kegiatan di Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara. (**)