Fokus Mitigasi Bencana di Tidore Utara Dan Selatan

Muhammad Abubakar
Penanganan cepat juga dilakukan di wilayah daratan Oba, khususnya Desa Kusu, di mana angin kencang merusak 27 rumah warga. Wilayah ini dinilai sangat terbuka dan rawan bencana angin.
“Penanganan langsung kami lakukan, tapi mitigasi jangka panjang harus dibahas bersama PUPR karena menyangkut anggaran,” tambahnya.
Menariknya, berdasarkan penilaian Indeks Ketahanan Daerah (IKD), BPBD Kota Tidore mencatat skor tertinggi dibandingkan kabupaten/kota lain di Maluku Utara. Capaian ini bahkan telah direview oleh BMKG, menandakan komitmen serius BPBD dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana.
“Kami selalu berkoordinasi dengan BMKG untuk mengurangi risiko dan mempercepat aksi. Mitigasi adalah kunci agar masyarakat lebih siap menghadapi bencana,” pungkas Abubakar. (ute)
