Berpeluang ke Level Asia, Coach Imran: “Ada Mimpi, tetapi…”

Publik pecinta Malut United FC kini mulai berani "bermimpi" melihat tim kesayangannya bisa berlaga di level Asia. (Foto: instagram/malutunitedfc)
TERNATE-Hingga pekan ke 27 kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2024/2025, klub kebanggaan masyarakat Maluku Utara, Malut United FC sudah bercokol di posisi lima klasemen dengan perolehan 43 poin.
Hasil ini tak lepas dari impresifnya Laskar Kie Raha, julukan Malut United FC di sembilan laga terakhirnya yang tidak terkalahkan, melompat naik tujuh tingkat dari sebelumnya di posisi 12 pada Januari 2025.
Berada di papan atas klasemen dan memiliki poin yang sama dengan peringkat tiga, Persija Jakarta (baru memainkan 26 laga) serta hanya berjarak enam poin dari posisi dua yang ditempati Dewa United, membuat kans Safrudin Tahar cs untuk menjadi kontestan di kompetisi Asia musim depan cukup terbuka.
Walau begitu, sang peracik strategi, pelatih Imran Nahumarury rupanya belum memikirkan peluang mengisi slot kompetisi Asia. Bagi Imran, timnya tetap fokus di setiap laga sisa adalah yang terpenting.
“Biarkan tim ini berjalan apa adanya. Step by step. Saya tak mau membebani pemain. Tentu saya dan pemain punya mimpi, tetapi biarkan tim berprogres apa adanya,” ucap Imran dalam sesi konferensi pers usai laga menghadapi Persita Tangerang di Stadion Gelora Kie Raha, Rabu (12/03/2025) malam.
Apa yang disampaikan sang pelatih pun pun diamini kapten tim, Safrudin Tahar. Bek Malut United FC itu bersama pemain lainnya memilih fokus dan bertekad untuk melanjutkan tren positif mereka saat ini.
“Alhamdulillah kami mendapat hasil yang bagus. Dengan raihan tiga poin ini, kami akan terus bekerja keras ke depannya,” ucap Tahar.
Mungkin bukan hal yang mustahil jika publik di Maluku Utara berharap timnya yang baru promosi ke Liga 1 bisa langsung unjuk gigi di level Asia. Dengan sisa tujuh pertandingan lagi, upaya untuk memperbaiki peringkat di klasemen masih terbuka lebar.
Sebagaimana diketahui, klub-klub Liga 1 Indonesia diberi dua jatah untuk tampil di kompetisi Asia yakni bagi sang juara otomatis berlaga di AFC Champions League 2 (ACL2) yang dulunya bernama AFC Cup. Ini kompetisi satu tingkat di bawah AFC Champions League Elite (ACLE).
Sedangkan bagi runner-up atau peringkat kedua Liga 1 Indonesia, akan diberi jatah mengikuti kompetisi kasta ketiga yakni AFC Challenge League (ACGL). Indonesia belum mendapatkan jatah untuk bertanding di ACLE (dulunya AFC Champions League).
Jikapun gagal menembus runner-up tapi sanggup menempati posisi empat besar, maka Malut United FC berpeluang untuk mengikuti kompetisi level Asia Tenggara yakni AFF Club Championship jika PT LIB selaku otoritas liga memberi kesempatan bagi peringkat tiga dan empat Liga 1 karena Indonesia memiliki dua jatah di kompetisi tersebut. (red)
standings