Ketua DPRD Tidore Imbau Warga Jangan Terpancing

Mendagri
TIDORE – Wacana yang digulirkan puluhan tahun, mengenai Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Sofifi, kembali dihembuskan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.
Wacana tersebut, disampaikan Tito pada saat melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) pada Selasa, 8 Juli 2025.
Dalam pertemuan itu, Tito mengaku, jikalau suatu ketika moratorium telah dicabut, dan Sofifi dijadikan sebagai Kota, maka hal utama yang harus dilakukan adalah pembangunan Bandara Udara dan Dermaga di Sofifi.
“Jika tidak ada bandara, maka orang akan tetap mendarat ke Ternate dan malas ke Sofifi, karena harus menyebrang laut. Jadi kuncinya harus dibangun bandara dan dermaga,” ungkap Tito.
Pernyataan Tito ini, kemudian menjadi perbincangan di sejumlah kalangan. Sekelompok Masyarakat yang mengatasnamakan Majelis Rakyat Kota Sofifi (MARKAS), ikut mendukung pernyataan tersebut, dan berencana menggelar aksi di Kantor Gubernur dan Kantor DPRD Provinsi Maluku Utara, guna mendorong percepatan DOB Kota Sofifi.
