Ketua DPRD Tidore Imbau Warga Jangan Terpancing

Mendagri
Menyikapi rencana aksi yang dilakukan MARKAS, Ketua DPRD Tidore, H. Ade Kama, kemudian angkat bicara. Menurutnya, Masyarakat tidak perlu terpancing dengan isu DOB Sofifi yang saat ini berkembang.
Ia juga meminta kepada Pemerintah Provinsi dan DPRD Provinsi Maluku Utara agar menghargai posisi pemerintah Kota dan DPRD Kota Tidore Kepulauan sebagai daerah induk.
“Jangan sampai respon Pemprov dan DPRD Provinsi yang berlebihan justru menambah kisruh situasi Kamtibmas di wilayah ini, kedamaian di daerah ini perlu kita jaga secara bersama,” ujar H. Ade Kama, Jum’at (11/7/25).
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, dan berdasarkan dokumen susunan kepengurusan yang beredar luas. Sejumlah ASN Pemprov Maluku Utara diketahui ikut menjadi pengurus MARKAS dan akan turut serta dalam aksi MARKAS pada hari Senin (14/7/25) nanti.
Bahkan untuk seruan aksi atas penuntutan DOB Kota Sofifi, juga telah disebarkan melalui patongan video berdurasi 00.47 detik. (ute)
