Waspada Asap Karhutla, BPBD Tidore Imbau Masyarakat Gunakan Masker

Kalak BPBD Tidore Muhammad Abubakar
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dampak kebakaran hutan dan lahan dapat meluas hingga mengganggu mobilitas masyarakat. Oleh sebab itu, masyarakat diminta tidak hanya mengandalkan informasi yang beredar di media sosial, tetapi juga mengikuti pemberitahuan resmi dari pemerintah dan pihak berwenang.
Selain mewaspadai karhutla, Muhammad Abubakar mengingatkan masyarakat terhadap potensi bencana hidrometeorologi, khususnya banjir yang dapat terjadi ketika hujan turun dan saluran air tidak berfungsi dengan baik.
Salah satu langkah pencegahan yang perlu dilakukan ialah membersihkan saluran drainase, selokan, dan kawasan bantaran sungai dari tumpukan sampah yang berpotensi menghambat aliran air.
BPBD juga mendorong pemerintah kelurahan, TNI-Polri, dan masyarakat untuk bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana.
Muhammad Abubakar menegaskan bahwa upaya pencegahan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, ia mengajak warga Kota Tidore Kepulauan untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, menjaga kesehatan, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
“Pencegahan dan kesiapsiagaan merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami berharap masyarakat tetap waspada dan mengikuti informasi resmi agar dampak bencana dapat diantisipasi sedini mungkin,” pungkasnya. (ute)
