Pemkot Tidore Buka Ruang Tingkatkan Kualitas Birokrasi Berbasis Digitial

Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum DR Syofyan Saraha menerima Audiensi PT Ide Bangsa Mahardika

Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum DR Syofyan Saraha menerima Audiensi PT Ide Bangsa Mahardika

TIDORE – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terus memberikan ruang bagi siapa saja yang ingin bekerjasama unuk membangun Kota Tidore Kepulauan, baik itu dalam meningkatkan pelayanan public, maupun tata kelola Pemerintahan.

Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum, Syofyan Saraha, mengaku saat ini, pemkot Tidore telah menjajaki kerjasama dengan SmartId dalam hal tata kelola pemerintahan.

Pasalnya, Kota yang kecil bahkan tidak terlihat di dalam peta dunia ini, namun menyimpan begitu banyak sejarah, dan memiliki peran penting terhadal Negara Kesatuam Republik Indonesia (NKRI). “Tidore sangat kecil, namun sejarahnya sangat besar dan luas,” ujarnya.

Ia mengaku, Kota Tidore telah menoregkan banyak prestasi di masa kepemimpinan Muhammad Sinen dan Ahmad Laiman. Saat ini, Kota Tidore telah mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 12 kali, dan 11 kali meraih adipura sebagai Kota kecil terbersih.

Sementara, Direksi PT Ide Bangsa Mahardika (SmartId) Suhartono Winoto, mengatakan, SmartId merupakan sebuah platform berbasis teknologi informasi dan konsultan tata kelola organisasi yang berpusat di Kota Malang dan bernaung dibawah PT Ide Bangsa Mahardika yang berfokus pada penguatan kinerja birokrasi.

“Kami menjadi mitra strategis Pemerintahan namun tidak bergerak dalam aspek fisik, dalam artian kita tidak berperan dalam konsultan fisik atau infrastruktur namun lebih fokus pada konsultan yang meningkatkan softskill, yang berfokus di bidang tata kelola pemerintahan,” jelas Suhartono.

Ia mensupport berbagai hal yang menyangkut dengan tata kelola pemerintahan, membangun kolaborasi di semua aspek untuk memperbaiki tata kelola perencanaan atau hal yang berkaitan dengan pemerintahan.

Tiga layanan yang akan ditawarkan untuk kerjasama ini, yakni smart consulting, dimana akan dilakukan pendampingan penyusunan dokumen strategis pemerintahan, smart course dan bimtek serta smart software service dimana pengembangan aplikasi tata kelola pemerintahan.

“Kami akan melakukan pendampingan di setiap layanan, sehingga prinsip yang kami tawarkan ini bukan hanya pekerjaannya selesai akan tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya kepada para ASN yang ada di Pemkot Tidore.” jelas Suhartono. (**)