Pembahasan Agenda 100 Hari Kerja Dipimpin Muhammad Sinen dan Ahmad Laiman

Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, SE (kanan) memimpin Rapat bersama OPD di Lingkup Pemerintah Kota Tidore Kepulauan di ruang rapat Walikota, Kantor Walikota Tidore Kepulauan
“Jadi Presiden Prabowo melatih kita semua untuk bisa bekerja cepat, tepat dan terukur, maka segera koordinasikan dan laporkan hasilnya di senin pekan depan, gambaran pembatasan aktivitas di hari Jumat itu, aktivitas berlangsung mulai pukul 6 pagi dan berhenti sementara di pukul 10 pagi, nanti dilanjutkan lagi setelah selesai Sholat Jumat yaitu pukul 2 siang,” jelasnya.
Lebih lanjut, Muhammad Sinen juga memerintahkan kepada OPD terkait untuk menyiapkan skema program Tidore satu data, kemudian berkoordinasi terkait pelaksanaan pasar murah menjadi pasar gratis, dan restrukturisasi organisasi. masing-masing Staf Ahli dan Asisten Sekda diberikan tanggungjawab untuk mengawal para OPD dalam koordinasi program tersebut.
Senada, di kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Tidore Ahmad Laiman mengatakan, terkait dengan program seratus hari kerja bukan saja sekedar formalitas, tetapi juga harus bisa ditunjukkan bahwa itu menjadi sebuah miniatur program terhadap lima tahun kepemimpinan, atau paling tidak ada hal-hal tertentu yang bisa dilihat oleh publik bagaimana arah perjalanan lima tahun kedepan.
“Karena di era sekarang dengan pertumbuhan informasi yang begitu cepat, bahkan suasana kehidupan sosial masyarakat yang juga mengalami lompatan begitu signifikan, maka penting sekali setiap pemimpin atau Kepala Daerah untuk memberikan sebuah arah yang ada kepastian kepada masyarakat dan daerahnya,” ungkapnya.
Bahkan pada retret kemarin, Ahmad Laiman menambahkan, beberapa pemikiran atau program yang direncanakan oleh Wali Kota Tidore tak disangka-sangka ternyata sama persis dengan yang diarahkan oleh Presiden RI Bapak Prabowo Subianto saat memberikan materi kepada para Kepala Daerah, arah pemikirannya secara nasional sama, seperti salah satunya membangun gudang untuk menyiapkan sumber daya dari hasil pertanian dan perkebunan.
