Ini Program Rusli Sibua Masih Dicintai Masyarakat 

Rusli Sibua saat tiba di Morotai waktu lalu

Rusli Sibua saat tiba di Morotai waktu lalu

DARUBA – Program Satu Desa Rp 1 Miliar atau yang dikenal dengan Samisade merupakan program unggulan Pemerintah Kabupaten di seluruh Indonesia saat ini, yang mulai digagas pada masa kepemimpinan Presiden Jokowi sejak 2014 silam.

Program ini diproyeksikan untuk mendorong dan meningkatkan pembangunan daerah khususnya yang ada di wilayah pedesaan.

Namun siapa sangka, program nasional yang dibangga-banggakan tersebut, sudah terlebih dulu diluncurkan mantan Bupati Kabupaten Pulau Morotai periode 2011-2016, Rusli Sibua, jauh sebelum program tersebut mulai direalisasi pemerintah pusat pada 2014.

Berdasarkan penelusuran Fajar Malut, alokasi dana Rp 1 Miliar untuk desa sudah dilakukan Pemerintahan Kabupaten Pulau Morotai pada 2013 silam, yang kala itu masih dijabat oleh  Bupati Rusli Sibua dan Wakilnya Weni R Paraisu.

Program tersebut pertama kali diperkenalkan Rusli Sibua dengan nama Satu Desa Satu Miliar (SDSM). Hebatnya, program SDSM yang digagas Rusli Sibua saat itu hanya mengandalkan APBD murni atau Alokasi Dana Desa (ADD).

Artinya, dengan jumlah 88 desa yang ada di Morotai, Pemkab Pulau Morotai harus mengalokasi Rp 88 Miliar APBD-nya untuk program SDSM.

Sementara APBD Pemkab Pulau Morotai pada 2013 hanya di kisaran Rp 600 Miliar lebih. Dari program tersebutlah, nama Rusli Sibua terus dikenang masyarakat Morotai hingga saat ini.

Apalagi sejak program tersebut diluncurkan, tidak sedikit perubahan yang dirasakan oleh masyarakat pedesaan di Morotai.

Hasil pembangunan tersebut terlihat dari realisasi program SDSM, seperti pembangunan jalan dan jembatan, pembangunan sarana pendidikan dan kesehatan, terbangunannya sarana perkantoran dan fasilitas umum di desa, serta terbangunnya sarana pengairan dan air bersih.

Dari program SDSM tersebut, masyarakat Morotai khususnya di daerah pelosok desa mulai mandiri dan menjauh dari garis kemiskinan.

Prestasi inilah yang membuat Rusli Sibua saat ini masih dicintai masyarakat Morotai.  Dukungan kuat yang mengalir dari masyarakat, memaksa Rusli harus kembali mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Kabupaten Pulau Morotai periode 2024-2029.

Bahkan dari hasil survei sejumlah partai politik dan lembaga survei, Rusli masih menjadi kandidat terkuat dari beberapa tokoh yang digadang-gadang maju dalam Pilkada Morotai.

Majunya Rusli Sibua disambut gembira masyarakat Morotai. Tak sedikit yang berharap, Rusli dapat kembali membuat program yang bisa mensejahterakan masyarakat Morotai.

“SDSM itu tidak pernah masuk dalam visi misi pak Rusli saat kampanye. Tapi beliau mampu laksanakan setelah 2 tahun terpilih jadi Bupati. Jadi saya cukup percaya, kalau beliau kembali terpilih, beliau bisa buat program satu desa dua miliar,” kata Sajid salah satu warga Desa Usbar Pantai, Kecamatan Morselbar.

Terpisah, hal senada juga dikatakan warga lainnya. “Rusli Sibua itu selalu membuat kejutan di setiap programnya. Jadi tara penting soal visi misi. Karena setiap program beliau itu selalu mensejahterakan masyarakat, dan itu sudah beliau buktikan di 5 tahun kepemimpinan beliau saat itu,” cetus Askia Sangaji warga Desa Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan. (*)