IMI Kota Tidore Hadirkan Pembalap Nasional di Sirkuit Selawaring

Sekertaris IMI Kota Tidore (Kiri)
TIDORE – Sejumlah pembalap nasional dipastikan akan ikut memperebutkan gelar juara di Walikota Cup Race I yang digelar di sirkuit Selawaring Rum, Kota Tidore Kepulauan pada Jumat, Sabtu dan Minggu pekan ini.
Sekretaris IMI Kota Tidore, Andry Tajudin mengungkapkan, pembalap nasional yang dikonfirmasi ikut berkompetisi di Walikota Cup Race diantaranya Iksan Lala yang memperkuat Babang Raya Racing Tim, Agus Setiawan memperkuat Menteng Tidore Racing Tim, Wili Rampe memperkuat Oriza Racing Tim, Yusril Ihza Mahendra memperkuat TMPR Racing Tim, Helmi Keka memperkuat Al Sudais Racing Tim, Reynaldi Pradana, Ahmad Saugi, Ari Tuasikal memperkuat K62 Racing Tim.
“Rata-rata, mereka ini sudah merasakan pertarungan di level nasional. Sedangkan pembalap Yusril Ihza Mahendra dan Rere Pradana sudah pernah bertarung di Champion Asia baik di Thailand dan Malaysia. Sementara, Hemli Keka dan Ari Tuasikal itu langganan juara di Maluku Ambon,” ungkap Andry Tajudin saat dikonfirmasi, Selasa (5/5/26).
Andry menambahkan, pada Kamis sore, beberapa tim telah mengkonfirmasi bahwa akan melakukan uji coba sirkuit yang dilakukan oleh para pembalap yang didatangkan dari luar Maluku Utara.
Andry juga mengatakan, pada ajang balapan Walikota I Cup Race kali ini, panitia telah menyediakan tiket secara online melalui akun resmi IMI Kota Tidore Kepulauan baik di media Tiktok dan Instagram. Tiket ini mulai tersedia pada Rabu pukul 12.00 hingga 22.00 WIT.
“Yang kami sediakan hanya 200 pieces. Bisa dipantau dan dipesan melalui akun Tiktok dan Instagram IMI Kota Tidore,” ujarnya.
Sementara, Pimpinan Lomba (COC), Pengprov Maluku Utara, Junaidi Kelian menambahkan, dalam event Walikota I Cup Race di sirkuit Selawaring kali ini menggunakan regulasi nasional terbaru tahun 2026. Dalam regulasinya, bahan bakar minyak (BBM) yang digunakan adalah Pertamax Turbo untuk mesin 4 tak sedangkan 2 tak free bahan bakar.
Junaidi memastikan, tidak ada bahan bakar oplos yang dipakai dalam ajang balapan kali ini. Karena, panitia telah menyediakan alat untuk mengukur oktan minyak.
“Pada meeting awal kemarin, jika alat oktan tidak ada. Maka panitia yang menyediakan bahan bakar minyak. Tapi dari Pengprov IMI Malut sudah menyediakan alat ukur oktan sehingga bahan bakar disediakan oleh masing-masing tim,” pungkasnya. (**)
