Gekrafs Tidore Dinilai Bekerja Nyata untuk Pengembangan UMKM

WaKIL Wali Kota Tidore Ahmad Laiman Tinjau Booth UMKM
“Tidore punya potensi sangat banyak, Gekrafs ini jika punya ide, talenta dan keterampilan maka jadilah kegiatan, olehnya itu maka suasana juga harus diubah dan berganti-ganti, agar supaya kemajuan industri di bidang ini bisa berkembang di Kota Tidore Kepulauan, kebetulan juga di Kota Tidore Kepulauan mengembangkan pariwisata dengan 3 subsektor yaitu wisata sejarah, wisata budaya dan wisata bahari,” tuturnya.
Ketua DPC Gekrafs Kota Tidore Kepulauan, Nurul Asnawia dalam sambutannya mengatakan, Gekrafs telah aktif di Kota Tidore Kepulauan kurang lebih 3 tahun, dan kegiatan tiba-tiba Ramadhan 1446 H ini merupakan event perdana sekaligus event pembuka untuk 5 event Gekrafs lainnya sepanjang tahun 2025, nanti akan ditutup pada akhir tahun, ada perayaan hari ekonomi kreatif nasional dan festival yang sepenuhnya dibuat oleh Perempuan.
“Kami juga berharap, semoga kedepannya Disbudpar Kota Tidore bisa menjadi Disbudparekraf, dengan demikian di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata nantinya ada bidang khusus yang menangani hal-hal yang berkaitan dengan ekonomi kreatif di Kota Tidore Kepulauan, kami mengapresiasi Pemerintah Kota Tidore Kepulauan atas ruang yang diberikan kepada Gekrafs Kota Tidore Kepulauan,” ucapnya.
Ketua Panitia, MT. Bambang Cahyadi dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi antara Pemerintah Kota Tidore melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Gekrafs Kota Tidore Kepulauan.
Ini merupakan event perdana di tahun 2025 dibawah kepemimpinan baru Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tidore, semoga gerakan ekonomi kreatif maupun kreativitas di Kota Tidore Kepulauan menjadi titik awal membangun Kota Tidore.
“Dalam kegiatan ini melibatkan sekitar 10 UMKM, akan berlangsung selama 1 minggu terhitung mulai hari ini Sabtu 15 s/d Sabtu 22 Maret 2025, dan selama 1 minggu tersebut, ada berbagai rangkaian kegiatan talk show maupun live musik, harapan kami kegiatan ini bisa membangun ekosistem terutama di UMKM dan para pelaku usaha, juga para komunitas di Kota Tidore, lewat kesempatan ini bisa terjalin kerjasama,” Jelasnya.(wji)
