DPRD Kota Tidore Bakal Temui Balai Bahasa

DPRD dan Forum Peduli Bahasa
TIDORE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan, menggelar pertemuan bersama Dinas Pendidikan Kota Tidore, Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tidore, dan Forum Peduli Bahasa Tidore.
Rapat tersebut, dipimpin Wakil Ketua II DPRD Kota Tidore Kepulauan, Ridwan Moh. Yamin, didampingi Yusuf Bahta, yang bertempat di ruang rapat DPRD KOta Tidore, Kelurahan Tongowai, Kecamatan Tidore, Rabu, (19/11/25).
Pertemuan ini, menyusul adanya surat resmi yang disampaikan Forum Peduli Bahasa Tidore, terkait eksistensi Bahasa Tidore yang dianggap sebagai dialek Kota Ternate. Padahal, Bahasa Tidore, merupakan bahasa ibu atau bahasa yang ditinggalkan oleh leluhur Tidore.
“Tujuan dari pertemuan tersebut, hanya untuk mengembalikan identitas bahasa tidore yang merupakan bahasa asal dari Kota Tidore Kepulauan, namun diklaim sebagian kangan bahwa Bahasa Tidore adalah dialek Kota Ternate,” ungkap Kepala Bagian Persidangan DPRD Kota Tidore Kepulauan, Sofyan A. Husain.
Ia mengaku, dalam rapat tersebut, DPRD pada prinsipnya mendukung langkah yang dilakukan oleh forum peduli bahasa untuk mengajukan bahasa Tidore sebagai bahasa ibu atau bahasa leluhur.
