Kinerja Buruk Kepala SKPD, Gubernur Malut Sherly Dikritik

Gubernur Maluki Utara Sherly Tjoanda Laos

Gubernur Maluki Utara Sherly Tjoanda Laos

SOFIFI –  Anggota DPRD Provinsi  Maluku Utara mengeritik Gubernur Maluki Utara Sherly  Tjoanda Laos saat menghadiri rapat paripurna DPRD dengan agenda penyampaian KUA-PPAS APBD 2026 dan KUPA-PPAS perubahan APBD 2025.

Kritik anggota DPRD Maluku Utara akibat kinerja pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang buruk, buktinya target pendapatan daerah menurun pada APBD 2026 dan APBD perubahan 2025, selain itu tindak lanjut temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga sangat minim, salain itu keterlambatan penyampaian kUA-PPAS.

Anggota DPRD Malut dari fraksi Partai Hanura Iswanto mendesak pada Gubernur Malut agar segera mengevaluasi seluruh pimpinan SKPD yang tidak mampu bekerja dengan cepat. “Saya rasa Gubernur evaluasi pada seluruh pimpinan OPD yang kurang efektif dalam menjalankan tugas dan tidak mampu menyesuaikan dengan kecepatan ibu Gubernur, akibatnya pengajuan KUA-PPAS juga terlambat,” desaknya.

Iswanto menuding keterlibatan penyampaian KUA-PPAS ke DPRD Maluku Utara disengajakan, agar berdampak pada kebijakan Gubernur Maluku Utara kedepan. “Agenda penyampaian KUA-PPAS dua kali namun batal, ini ada dugaan kesengajaan oleh tim yang menyusun, sehingga perlu dievaluasi,” desaknya.

Sementara Gubernur Malut Sherly Tjoanda Laos saat dikonfirmasi awak media mengaku, pimpinan OPD saat ini kinerjanya tidak maksimal lagi, buktinya kesempatan yang diberikan selama beberapa bulan ini kinerjanya tidak maksimal. “kinerja mereka (pimpinan SKPD) dari awal sampai hari ini tidak maksimal sehingga saya harus ganti, sehingga tanggal 20 agustus nanti saya akan ganti pimpinan OPD,” ucapnya.

Orang nomor satu di Pemprov Malut itu mengaku jika kinerja pimpinan SKPD di lingkungan Pemprov Malut ini maksimal, mungkin dirinya tidak mendapat kritikan dari anggota DPRD Malut. “sudah lihat tadi saya dapat komplain habis-habisan dari anggota DPRD Malut, karena memang faktanya begitu, dan kalau kinerja mereka maksimal mungkin sudah berdampak dari kemarin-kemarin,” tegasnya.(ril)